Telp. 021-7788 8899 | WA. 0812 1996 4195 | tahujeletottaisi@gmail.com

Artikel

Deklarasi Depok Kota Wirausaha

Depok News–Pesta Wirausaha Depok (PWD) 2015 menjadi momentum para pelaku usaha kecil dan menengah untuk mendeklarasikan Depok kota wirausaha. Deklarasi mengandung tanggung jawab bersama pelaku usaha, pemerintah, swasta, dan masyarakat umum.

Sembilan komunitas yang berkolaborasi di PWD 2015 membacakan deklarasi Depok kota wirausaha. Terdapat tujuh poin yang menjadi penekanan pada deklarasi ini. Di antaranya menjadikan Depok sebagai kota wirausaha, meningkatkan iklim kewirausahaan di Depok, mendorong pertumbuhan jumlah wirausaha di Depok, membuka seluas-luasnya lapangan pekerjaan di Depok, berkomitmen untuk membeli dan menggunakan produk dalam negeri, mendorong masyarakat untuk mewujudkan iklim investasi usaha yang kondusif di Depok, serta mendorong pemerintah Kota Depok dan pemerintah pusat agar memberikan akses dan kemudahan dalam hal perizinan usaha kepada para wirausaha.

“Deklarasi ini menjadi semangat sembilan komunitas untuk bersama membangun kewirausahaan di Kota Depok. Setelah ini, kami akan membuat lebih banyak kegiatan yang bisa dimanfaatkan para anggota dan masyarakat umum,” kata Rudi Parlinggoman Sinurat, Incoming Local President (ILP) JCI chapter Depok, kepada Depok News usai pembukaan PWD 2015 di di Markas Komando Perhubungan Angkatan Darat, Jatijajar, Jalan Raya Bogor, Depok, Sabtu (28/11/2015).

Rudi menambahkan, JCI Depok berkeinginan meningkatkan jumlah wirausahawan di Depok. Salah satunya dengan mengadakan Lomba Creative Young Entrepreneur Award di Depok pada tahun depan. Karenanya, isi deklarasi akan menjadi turunan bagi program kerja JCI Depok di 2016. Namun, JCI juga mengajak berbagai pihak bergerak untuk bersama-sama memberi dampak bagi pertumbuhan wirausaha di Depok.

“Enggak bisa satu saja bergerak, dalam hal ini sembilan komunitas tidak cukup. Harus juga melibatkan pihak swasta dan pemerintah terkait regulasi”, imbuhnya.

Sementara, Ketua Tangan Di Atas (TDA) Depok, Chandra Yan Permadi, mengatakan bahwa langkah selanjutnya setelah deklarasi adalah sinergi lebih intensif dengan Dinas Koperasi, UMKM, dan Pasar (DKUP) Depok. Beberapa poin yang menjadi penekanan adalah pembukaan lapangan kerja, meningkatkan wirausahawan, dan menumbuhkan perekonomian Kota Depok. Secara konkret, berbagai komunitas yang ada di Depok berkomitmen untuk mengadakan banyak pelatihan untuk mendorong pertumbuhan wirausahawan baru.

Pihaknya juga telah menggelar audiensi dengan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan jajaran DKUP Depok untuk menindaklanjuti deklarasi Depok kota wirausaha. “Walikota berjanji untuk membuat proses perizinan usaha lebih cepat dan mudah. Wirausahawan selama ini mengeluhkan perizinan yang masih kurang berpihak,” jelasnya.

Ditemui pada kesempatan yang sama, Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Agus Muharram, mengatakan bahwa Depok siap menjadi kota wirausahawan. Dia melihat generasi muda wirausaha memiliki semangat sebagai modal utama dari kesiapan. Semangat tersebut selanjutnya diwujudkan dalam deklarasi sebagai wujud adanya komitmen. Menurutnya, deklarasi tanpa komitmen tidak akan berjalan.

“Saya optimis anak muda yang tergabung dalam komunitas wirausahawan di Depok akan mampu menindaklanjuti deklarasi ini. Wirausahawan mampu menolong dirinya sendiri, tidak jadi beban orangtua dan pemerintah. Di sisi lain, mereka juga menolong orang lain dengan membuka lapangan kerja,” terangnya kepada Depok News.

Dalam hal ini, lanjutnya, peran pemerintah kota adalah menciptakan iklim usaha yang kondusif iklim dan membuat regulasi yang memudahkan akses permodalan dan pembiayaan. Pemerintah Kota Depok, tambah dia, juga harus memberikan jaminan pasar. Idealnya, Depok memiliki minimal lima persen wirausahawan dari populasi yang ada.

“Di atas 5 persen untuk mengimbangi rata-rata nasional yang masih di bawah 2 persen. Yang penting, pupuk terus semangat integritas, kerja keras, dan gotong royong. Bersainglah dalam kesetaraan yang sehat,” pungkasnya.

Kesembilan komunitas wirausaha yang turut mendeklarasikan Depok kota wirausaha, antara lain Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Depok, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Depok, Asosiasi Industri Kreatif Depok (AIKD), Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI), Asosiasi UMKM Depok, Wirausaha Pelajar Indonesia (WPI), Indonesian Islamic Business Forum (IIBF) Depok, Junior Chamber International (JCI) Depok, Global Entrepreneur Profesional (GenPro), dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Depok. (fyu)

sumber: http://www.depoknews.id/deklarasi-depok-kota-wirausaha-perizinan-diharap-lebih-mudah/

Your comment


North Face Backpacks Kevin Pierre-Louis Jersey Cheap UGGs Size 3 Borse Babouska Gucci Oakley Sunglasses Rx Michael Kors Outlet Svizzera Wholesale Nike NFL Jersey Coach Coupons Outlet Coach Online Outlet